Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Mengingat Tempat Parkir Kendaraan, Fitur Baru Google Assistant

Gambar
Ilustrasi aplikasi Asisten Google  | AKURAT.CO/Vidyandini Agivonia  Menemukan kendaraan di tempat parkir yang ramai bukan perkara mudah. Masalah ini kerap dialami para pemilik kendaraan, terlebih saat parkir di suatu tempat yang belum dikenal. Kini, berkat teknologi tampaknya hal ini bisa teratasi. Melansir Android Police, Senin (17/6), Google Assistant sekarang dapat mengingat di mana Anda memakirkan kendaraan secara otomatis. Sebenarnya ini bukan fitur baru, pada 2014 lalu Google sempat memperkenalkannya sebelum ditarik karena alasan tertentu. Kini Google tampaknya telah memutuskan untuk menghadirkan fitur tersebut kembali ke Google Assistant. Fitur ini akan mendeteksi kapan Anda berhenti mengemudi dan sudah mulai berjalan kaki. Berdasarkan deteksi ini, fitur menganggap bahwa Anda telah mencapai tujuan, parkir, dan keluar dari kendaraan. Fitur  pengingat parkir otomatis  Google Assistant . Android Police Cara kerja tersebut menyebabkan kenap...

Satpol PP Amankan Pendaftaran Siswa Baru Jenjang SD di Jakarta Utara

Gambar
Pendaftaran siswa baru jenjang Sekolah Dasar di Jakarta Utara, Senin (17/6/2019).  | AKURAT.CO/Gerdiansyah   Satpol PP Jakarta Utara mengamankan sekolah yang menggelar pendaftaran siswa tahun ajaran baru 2019/2020 di wilayah tugasnya. Kepala Seksi PPNS dan Penindakan Satpol PP Jakarta Utara Budi Salamun mengatakan, Pam atau pengamanan dimulai sejak hari pertama pendaftaran siswa tahun ajaran baru, Senin (17/6/2019) ini. "Karena untuk saat ini pendaftaran baru dilakukan di tingkat SD, maka Pam dan kolaborasi dengan guru pendidik pun kita lakukan di sekolah sekolah SD yang ada di wilayah Jakarta Utara," ucap Budi, Senin (17/6/2019).  Tak hanya di sekolahan SD, Pam juga dilakukan Satpol PP Jakarta Utara di beberapa sekolahan SMP, SMA serta SMK yang serupa tengah melakukan persiapan masa pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2019/ 2020. "Untuk jumlah personel yang nge- Pam, berbeda antar satu sekolahan dengan sekolahan lain. Karena disesuaikan juga de...

Menunggu Sangat Lama, Sofyan Jacob Belum Juga Diperiksa Oleh Penyidik

Gambar
Sofyan Jacob saat mendatangi Mapolda Metro Jaya, Senin (17/6/2019)  | AKURAT.CO/Miftahul Munir  Meski datang tepat waktu, yakni pukul 10.30 WIB, namun hingga saat ini pukul 14.25 WIB, mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) Sofyan Jacob belum juga diperiksa penyidik Polda Metro Jaya atas kasus dugaan makar. Sebab, kata dia masih ada dua pandangan berbeda terkait kesehatan Sofyan karena Dokter Umum Polda Metro Jaya menyatakan kesehatan Jacob masih bisa untuk diperiksa. "Kita belum menyangkut masalah materi dan kita juga belum menanyakan sebagai kuasa hukum kaitannya pak Sofyan atas sangkaan yang mana, pasal yang mana, peristiwa yang mana, lokasi dan waktu yang mana," tegas dia Senin (17/6/2019). Apalagi, kata dia kliennya belum pernah diperiksa sebagai aksi atas kasus makar yang dituduhkannya. Sebab, penyidik pernah memeriksa sebagai saksi kliennya atas kasus yang menjerat Eggi Sudjana. "Tadi kami menyatakan secara informal pak Sofyan ini belum d...

SMP Negeri 1 Kota Bekasi Ricuh, Saat Penerimaan Siswa Baru

Gambar
Pembagian nomor antrean Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 1 sempat ricuh, Senin (17/6/2019).  | AKURAT.CO/Setiawan  Bulan juni adalah dimana bulan yang di tunggu-tunggu oleh kalangan siswa-siswa yang ingin mendaftar di sekolahan pilihan tersendiri untuk kedepannya.  Kericuhan mewarnai hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 1, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/6/2019). Berdasarkan pantauan AKURAT.CO di lokasi, kericuhan itu terjadi saat orangtua siswa pendaftar saling berebut nomor antrean. Mereka berdesakan dan saling dorong saat pemberian nomor antrean oleh petugas. Wakil Ketua Pelaksana PPDB Online SMP 1 Kota Bekasi, Nursyofiyeti menyatakan bahwa kericuhan yang terjadi diluar dugaan. Pasalnya, antusias pendaftar sangat tinggi. "Kita tidak menduga antusias begitu besar, ruang pendaftaran tidak besar, jadi harus ambil nomor antrean dahulu," kata Nursyofiyeti. Dalam sehari, pihaknya memberikan kuota antre...

Jangan Gegabah Undang Maskapai Asing Masuk ke Indonesia

Gambar
Maskapai penerbangan Airasia  | Rahma Maulidia  Ekonom Senior Indef Didik. J Rachbini menilai secara keseluruhan transportasi penerbangan adalah urat nadi ekonomi nasional dan penting bagi dunia usaha. Jika transportasi ini tidak efisien dan mahal, maka ada pengaruh negatifnya kental terasa terhadap ekonomi nasional. Didik mengatakan, pasar industri penerbangan nasional adalah pasar yang sangat besar dan bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengembangkannya menjadi pasar yang sehat.  Asalkan pelaku mampu bersaing dan efisien yang ujungnya berakhir pada kesejahteraan masyarakat. Namun berbeda dengan realita sesungguhnya, pasar industri penerbangan yang diharapkan kompetitif dan membawa masalahat untuk kesejahteraan masyarakat justru sebaliknya. Sebab yang terjadi nyatanya tiket pesawat mahal dan tak terbeli. Alhasil masyarakatlah yang dirugikan. Di sisi lain, negara seoalah menjadi macan ompong yang tak bertaji terhadap realitas yang terjadi. Untuk m...